Gelombang internetisasi organisasi dan perusahaan tampak semakin tidak terbendung lagi. Hal ini terlihat dari gerakan eksodus organisasi dan perusahaan untuk memasuki dunia maya yang diwujudkan dengan penggunaan e-mail untuk kegiatan surat menyurat dan pembangunan situs Web.
Dewasa ini, banjirnya situs Web organisasi dan perusahaan di Internet juga telah mendorong lahirnya konsultan-konsultan yang menangani pembuatan Web tersebut. Namun juga tidak sedikit organisasi atau perusahaan yang memberdayakan para stafnya dalam departemen teknologi informasi untuk menangani pembangunan dan pemeliharaan situs Web-nya.
Fungsi situs
Sudah banyak organisasi dan perusahaan yang membangun situs Web, namun masing-masing situs tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan peran dan fungsinya masing-masing.
Pada umumnya, organisasi dan perusahaan memfungsikan situs-situs Web-nya sebagai sarana untuk memperkenalkan dan mendekatkan diri dengan para pelanggannya yang juga telah memasuki ruang maya Internet.
Namun juga tidak sedikit perusahaan yang mulai memanfaatkan situs-situs Web-nya sebagai sarana untuk promosi dan pemasaran. Dimana situs tersebut berfungsi untuk mendorong timbulnya dorongan untuk terjadinya transaksi. Bahkan sejumlah perusahaan telah menjadikan situs-situs Web-nya sebagai fungsi penjualan dengan menyediakan fasilitas transaksi.
Pentingnya pencitraan
Apapun peran dan fungsi yang ditetapkan oleh organisasi dan perusahaan terhadap situs-situsnya, ada hal yang lebih penting, yaitu bagaimana membangun citra organisasi dan perusahaan melalui penyajian Web tersebut, misalnya situs Web untuk pusat pertokoan dengan pola plaza, tentu akan berbeda dengan pusat pertokoan dengan pola pusat perdagangan. Citra situs Web universitas tentu akan berbeda dengan citra situs Web akademi atau sekolah. Citra situs Web rumah sakit umum dengan rumah sakit khusus, seperti rumah sakit mata atau paru-paru tentunya juga punya citra yang berbeda satu sama lain.
Pencitraan ini penting, agar para pengakses dapat langsung mengenali organisasi atau perusahaan dan bidang usahanya. Di samping itu, Web yang memiliki kesan khusus akan mudah untuk diingat.
Tanpa pencitraan yang jelas, tentu organisasi atau perusahaan tersebut akan terkesan tidak berbeda dengan organisasi atau perusahaan yang lain. Hal ini akan menyulitkan usaha promosi atau pemasaran, karena seakan-akan organisasi atau perusahaan tersebut tidak memiliki keunikan yang membedakan dengan yang lain.
Disain Web
Oleh karena pencitraan sangat penting artinya bagi organisasi atau perusahaan dalam usaha untuk memperoleh posisi pada ingatan pengaksesnya, maka para analis dan pemrogram mempunyai ”pekerjaan rumah” untuk membangun citra organisasi dan perusahaan tersebut. Hal ini merupakan tantangan yang tidak ringan bagi para analis dan pemrogram Web organisasi dan perusahaan.
Tentu saja, para analis dan pemrogram selain memahami bahasa pemrograman yang akan digunakan, juga perlu memahami tentang seluk beluk organisasi dan perusahaan tersebut terlebih dahulu, sebelum mendisain Web yang menampilkan citra organisasi dan perusahaan.
Citra tersebut dapat diwujudkan, antara lain dengan warna, logo, maskot, slogan atau semboyan. Pencitraan dengan mengunakan warna dapat dilihat pada pencitraan partai politik, seperti warna merah mencitrakan partai PDIP, warna kuning mencitrakan partai Golkar, warna biru mencitrakan partai PAN. Demikian juga dengan slogan, tentu pengakses segera mengenali slogan produk shampo Clear: ”Pakai hitam siapa takut”, Antangin JRG: ”Wes ewes bablas angine” dan lain sebagainya.
Penutup
Pembangunan situs memang bukan semata-mata soal bahasa dan teknik pemrograman, melainkan juga terkait dengan soal disain untuk membangun citra dari situs Web tersebut. Bilamana aspek disain Web tidak digarap secara khusus, maka citra organisasi dan perusahaan tidak mudah untuk ditangkap oleh para pengakses. Di samping itu, ruang maya hanya dibanjiri situs-situs Web, tetapi terkesan monoton, karena citra dari situs-situs yang ada seolah-olah sama saja. Oleh karena itu, para analis dan pemrogram perlu untuk memperhatikan pentingnya disain situs Web, disamping aspek pemrogramannya.
Di sini program studi di bidang teknologi informasi yang menyelenggarakan perkuliahan Rekayasa Web perlu menambahkan ulasan dan bahasan tentang disain Web yang terkait dengan bagaimana disain tersebut dapat menciptakan situs sesuai dengan citra perusahaan, di samping aspek-aspek teknis dan pemrogramannya semata.
What Cause Blood Clots
7 years ago





Comments :
Post a Comment