Teknologi 3 G yang baru beberapa saat diluncurkan dipastikan akan menjadi ujung tombak baru untuk telekomunikasi pribadi dan bisnis di tahun 2007 ini. Para pengguna dapat memperoleh informasi dan menikmati kehangatan komunikasi melalui ponsel 3G-nya. Bahkan perusahaan yang kreatif dan inovatif dapat segera memanfaatkannya untuk melakukan promosi.
Kehadiran teknologi 3G di Indonesia yang dibidani oleh tiga operator utama XL, Telkomsel dan Indosat ini ternyata telah menarik minat dari para pengguna. Telkomsel sendiri tidak mengira bila dalam dua bulan terakhir 2006, teknologi 3G ini telah menarik minat dari 800.000 pelanggan yang berarti 3 kali lipat dari target semula 270.000 pelanggan.
3G memang memiliki daya pikat yang tinggi dengan ragam multimedia yang dikandung di dalamnya. Tampak bahwa para pengguna semakin dimanjakan dengan aneka fasilitas.
Perang operator
XL dan Telkomsel saling bersaing untuk memperluas daerah jangkauan layanan 3G-nya. Tidak kurang dari 13 kota telah dijangkau oleh XL, yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Medan, Batam, Bintan, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, serta Mataram dan sekitarnya. Sementara itu, jaringan 3G Telkomsel telah menyebar di 22 kota, antara lain Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, Surabaya, Medan, Pematang Siantar, Padang, Palembang, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Batam, Mataram, Denpasar Bali dan Banda Aceh.
Telkomsel memiliki strategi jitu untuk meningkatkan jumlah pelanggan 3G-nya, yaitu dengan menciptakan kemudahan bagi para pelanggannya untuk mengup-grade ke layanan 3G. Telkomsel menyediakan layanan upgrade dengan mengetik 3G dan dikirim ke 3636, maka pelanggan secara otomatis sudah bisa menikmati layanan 3G, tanpa harus ganti kartu.
Sementara itu, Indosat menawarkan layanan 3G dengan teknologi HSDPA (High Speed Downlink Access Packet) yang sebenarnya tergolong teknologi 3.5G. Teknologi HSDPA ini merupakan pengembangan dari 3G UMTS yang memiliki kecepatan akses hingga 3.6 Mbps yang berarti lebih cepat 9 kali lipat dibanding 3G UMTS sendiri. Saat ini, seluruh jaringan 3G Indosat telah dilengkapi dnegan teknologi HSDPA, sehingga para pengguna dapat memperoleh kenyamanan dalam mengakses data, internet, mobile TV, video call, mobile video, video content dan full track music download, serta multiplayer games.
Inovasi pemasaran
Kini saat yang tepat untuk menciptakan strategi dan desain promosi dengan memanfaatkan teknologi 3G. Di saat gelombang migrasi dari teknologi 2G menuju 3G, tentu saja para pengguna masih diliputi oleh rasa ingin tahu yang sangat besar, sehingga para pemasar dapat segera menangkap momentum ini dengan memanfaatkan teknologi 3G sebagai sarana pemasaran dengan mobilitas tinggi. Apalagi tampak bahwa animo para pelanggan 2G yang mulai berangsur-angsur migrasi ke 3G cukup banyak.
Fasilitas multimedia yang tersedia dalam teknologi 3G dapat digunakan untuk menyajikan video klip promosi produk, atau juga video klip untuk mendidik para konsumen. Selain itu, juga para pemasar memiliki kesempatan untuk memasang banner promosi pada acara-acara mobile TV yang dapat diakses oleh para pengguna teknologi 3G.
Melesat dengan 3G
Tidak hanya bisnis yang memiliki peluang untuk melesat di tahun 2007 ini, tetapi juga jurnalistik, entertainment dan edukasi. Dunia pendidikan memiliki kesempatan untuk mengembangkan video-video pendidikan atau program-program pendidikan yang dapat diakses oleh para pengguna 3G.
Tentu saja peluang dan kesempatan ini menjadi tantangan bagi para ahli dan pemerhati dalam berbagai bidang. Teknologi 3G telah hadir sebagai infrastruktur utama, tetapi berbagai pihak harus ikut mengupayakan, memikirkan dan mengembangkan isinya, supaya teknologi ini bermanfaat untuk membangun masyarakat dan bangsa. Perlu diwaspadai dan dihindari pengembangan konten pornografi yang dapat merusak moral dan mental.
What Cause Blood Clots
7 years ago





Comments :
Post a Comment