Lihat ada fenomena baru di dalam lingkungan Internet, dimana terdapat berbagai macam situs pemerintah daerah (Pemda), departemen-departemen pemerintahan dan badan usaha milik negara (BUMN). Tampak bahwa era e-Government (e-Gov) untuk tingkat Pemda telah dimulai.
Berbagai Pemda propinsi, kabupaten dan kotamadya telah berinovasi untuk menciptakan situs guna menyajikan informasi-informasi penting yang terkait dengan jalannya pemerintahan daerah. Pada umumnya situs Pemda yang tercipta baru memenuhi kriteria pertama dari pembentukan sistem e-Gov, yaitu publikasi.
Dari sejumlah situs Pemda, seperti bali.go.id, kalsel.go.id, smg.go.id, jatim.go.id dan pemda-diy.go.id, secara umum tersedia informasi daerah, pariwisata, pemerintahan, pembangunan, peraturan-peraturan daerah, agenda kegiatan, peta dan berita-berita.
Selain itu, ada beberapa situs yang dirancang untuk menyediakan fasilitas guna berinteraksi dengan masyarakat melalui menu ”hubungi kami” yang menampung masukan dari masyarakat.
Siklus Informasi
Informasi-iinformasi yang disediakan pada situs Pemda, khususnya bagian berita memiliki peran untuk menyajikan fakta dan kejadian-kejadian yang terjadi di lingkungan daerah setempat. Selain itu, juga menyajikan berita berupa liputan dari kegiatan pejabat daerah. Teknik penulisan berita singkat, padat, ringkas tapi tuntas. Dengan gaya bahasa yang sederhana dan renyah untuk dibaca.
Rata-rata berita tersebut ditulis dalam 4-5 kalimat dalam satu paragraf. Dalam satu kalimat rata-rata maksimum 20-25 kata. Sangat dihindari istilah-istilah yang tidak dimengerti secara umum. Materi tulisan bertujuan untuk mengkomunikasikan secara cepat kejadian yang terjadi secara umum, tanpa rincian yang mendalam.
Siklus informasi pada situs Pemda sangat pendek bila dibandingkan dengan siklus berita pada surat kabar yang pada umumnya memiliki waktu siklus satu hari. Pada situs tersebut, bisa jadi dalam satu menit terjadi perubahan dan penambahan berita yang tersaji. Keterkinian dan kecepatan penyajian berita merupakan pusat keunggulan yang harus diperjuangkan dalam sebuah situs. Bilamana pembaruan dan penambahan berita mencapai siklus harian, maka situs tersebut akan segera ditinggalkan para pengaksesnya, karena pengakses situs selalu mencari berita terkini dengan cepat.
Kebutuhan cyberjurnalis
Oleh karena masyarakat Indonesia pada umumnya merupakan masyarakat yang haus berita, maka sangat dibutuhkan para jurnalis untuk menghimpun berita-berita. Para jurnalis yang bekerja untuk menyajikan berita-berita pada situs-situs Intenret sering disebut dengan istilah Cyberjurnalis.
Para cyberjurnalis bukan hanya seorang penyusun berita dengan keterampilan jurnalistik semata, melainkan juga memiliki keterampilan untuk mengoperasikan teknologi Internet dengan baik.
Suatu situs penyaji berita akan dinilai kredibel dan disukai oleh pembacanya, jika selalu menyajikan berita terkini. Oleh karena, siklus berita yang tersaji pada situs-situs Pemda sangat pendek, maka dibutuhkan cuberjurnalis dalam jumlah besar untuk menyusun dan menjamin ketersediaan berita yang akan disajikan.
Pengelola situs Pemda harus benar-benar memperhitungkan kebutuhan akan cyberjurnalis, disamping perancang dan pemrogram situs, karena salah satu daya tarik dari situs Pemda adalah berita.
Cyberjurnalis bukanlah profesi asal bisa menulis. Cyberjurnalis merupakan orang yang memiliki keahlian untuk menyajikan berita secara ringkas dan jelas, sederhana, mudah dipahami dan cepat dalam lingkungan Internet.
Pendidikan cyberjurnalis
Tidak semua orang mampu menulis berita yang dapat dinikmati oleh pembacanya. Tanpa pengetahuan, keterampilan dan kaidah jurnalistik, bisa jadi berita yang tersaji kurang enak untuk dibaca, bahkan situs tersebut dapat ditinggalkan oleh pengaksesnya.
Pengetahuan dan keterampilan cyberjurnalis ini dapat dipelajari oleh siapa saja yang berminat untuk mengembangkan publikasi dalam situs-situs Internet, khususnya situs e-Gov milik Pemda.
Melalui sistem pendidikan dan keterampilan tertentu, maka akan lahir cyberjurnalis yang akan menopang kebutuhan berita pada situs-situs e-Gov tersebut. Oleh karena itu, para pengelola situs e-Gov juga perlu mempersiapkan sumber daya manusia yang akan berperan sebagai cyberjurnalis.
What Cause Blood Clots
7 years ago





Comments :
Post a Comment