Penjualan telepon selular (ponsel) sangat meledak. Hampir semua kalangan tidak terpisahkan lagi dengan alat komunikasi tersebut. Adanya perangkat yang didukung aktifasi nomor ponsel dengan murah dan cepat dibandingkan telepon tetap, telah membuat ponsel jadi primadona.
Para pelajar dan mahasiswa yang datang dari jauh tidak perlu khawatir, karena dapat segera melakukan komunikasi dengan kerabat dan keluarganya. Juga para eksekutif dapat melakukan komunikasi dimana saja dan kapan saja. Selain itu, kini bagi para pedagang di pasar juga dapat melayani permintaan melalui ponsel yang dimilikinya.
Selain adanya kebutuhan komunikasi yang tinggi, penjualan ponsel ini juga didongkrak oleh dukungan pemerintah dan swasta dalam penyediaan infrastruktur telekomunikasi, serta dukungan dari para vendor. Tersedianya aneka ragam ponsel di pasar telah memberi pilihan bagi para pengguna.
Para vendor terus bersaing untuk mengetengahkan produk-produk terbarunya dengan fitur-fitur yang canggih dan lengkap. Sebut saja Nokia dan Motorolla yang merupakan vendor besar dengan segala macam inovasinya. Ragam produknya telah membuat pasar terus bergeliat.
Ponsel Multimedia
Inovasi para ahli tidak pernah berhenti. Kini ponsel telah diarahkan tidak hanya sebagai alat komunikasi semata, tetapi juga sebagai alat komputasi dan rekreasi. Arah tersebut disambut positif oleh para Vendor. Tak urung kompetisi di lintasan baru dimulai.
Inovasi baru membuat fitur ponsel berkembang dinamis dan mengagumkan. Kini perangkat ponsel dirancang agar dapat menerima e-mail di perjalanan, membangun koneksi ke Internet, mendengarkan iPod di mobil, mendapatkan siaran radio satelit ketika berada dalam perjalanan, dan menonton acara televisi (TV) dari ponsel. Selain itu, fitur foto, video, bahkan video streaming dan musik juga telah disertakan.
Tentu saja sangat mengagumkan. Sebuah piranti kecil tetapi multifungsi. Belum lagi adanya upaya penggabungan piranti PDA dengan ponsel, tentu akan membuat perangkat tersebut mampu melakukan operasi komputasi.
Untuk mendukung penyediaan piranti-piranti tersebut, vendor-vendor lain seperti Sanyo, LG dan Sony Ericsson turut serta berkompetisi. Meskipun pangsa pasarnya lebih kecil dibandingkan dengan Nokia, namun inovasi mereka tidak kalah.
Masa Depan Ponsel
Tampaknya para pengguna ponsel tidak puas dengan fitur komunikasi suara dan teks semata. Memang akan lebih menarik dan hangat, jika komunikasi tesebut didukung oleh fitur-fitur yang lebih lengkap khususnya multimedia.
Memang untuk sementara waktu materinya masih seadanya, khususnya untuk TV seluler, karena infrastruktur yang tersedia masih terbatas. Namun hal ini dapat memberi gambaran tentang arah pengembangan fitur piranti ponsel di masa mendatang.
Dengan memperhatikan perkembangan yang sangat fantastis tersebut, tentunya menantang para ahli dan dunia pendidikan di Indonesia untuk mengeksplorasi lebih dalam dari fitur-fitur ponsel tersebut untuk kepentingan-kepentingan yang lebih luas, seperti pemasaran, promosi, sistem informasi berbasis ponsel hingga layanan edukasi.
Usaha-usaha tersebut tentu sangat menarik dan akan memberi kontribusi yang lebih, sehingga ponsel tidak sekedar untuk berkomunikasi, melainkan untuk keperluan-keperluan yang lebih luas. Baik untuk menghasilkan kreasi agar komunikasi menjadi lebih hangat, maupun untuk kepentingan usaha, publikasi dan edukasi.
Sudah ada beberapa lembaga yang melakukan riset guna mengeksplorasi manfaat yang tersedia pada piranti ponsel tersebut. Khususnya industri perbankan yang telah memanfaatkan ponsel sebagai terminal untuk mendapatkan informasi dan melakukan transaksi yang dikenal dengan istilah mobile banking (m-Banking).
Beberapa pertokoan telah memanfaatkan Blue Tooth untuk memberikan informasi tentang toko-toko yang perlu dikunjungi, acara diskon yang spesial digelar atau penawaran lainnya.
Beberapa perguruan tinggi telah memanfaatkan ponsel untuk memberi layanan informasi pendidikan, daftar nilai dan pengumuman penerimaan mahasiswa baru. Bahkan ada yang memanfaatkan fitur multimedia dari sejumlah ponsel untuk menyiarkan acara wisuda sarjana.
Penutup
Dengan mengembangkan riset dan usaha eksplorasi, serta dipublikasikannya hasil-hasil tersebut secara luas, maka nantinya para pengguna tidak sekedar mengkonsumsi piranti ponsel hanya untuk bergaya. Di sinilah peran para ahli dan peneliti perguruan tinggi. Para ahli dan peneliti tersebut diharapkan dapat mempeloporinya.
What Cause Blood Clots
7 years ago





Comments :
Post a Comment